PURWOKERTO – Dalam rangka mengimplementasikan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Jenderal Soedirman menyelenggarakan kegiatan "Pembekalan Mahasiswa Berkegiatan Luar Kampus" pada Sabtu, 7 Maret 2026. Program ini dirancang sebagai instrumen penguatan kapasitas (capacity building) bagi 185 mahasiswa yang akan melaksanakan konversi aktivitas luar kampus setara 20 SKS pada Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026,.
Dimensi Etiket sebagai Fondasi Adaptasi Organisasional Sesi pertama pembekalan menghadirkan Dr. Wisnu Widjanarko, S.Sos., M.Si., Sekretaris LPMPP Unsoed, yang memaparkan signifikansi etiket profesional dalam ekosistem kerja. Secara substantif, etiket didefinisikan sebagai kesadaran penuh dalam berinteraksi yang selaras dengan nilai dan budaya organisasi. Dr. Wisnu menekankan bahwa kegagalan dalam menginternalisasi budaya organisasi dapat mengakibatkan resistensi lingkungan terhadap kompetensi teknis yang dimiliki individu. Oleh karena itu, mahasiswa diinstruksikan untuk mengoptimalkan komunikasi verbal dan non-verbal yang menghargai hirarki jabatan serta menjaga integritas perilaku, seperti kedisiplinan waktu dan tanggung jawab terhadap tugas,.
Literasi Finansial dan Manajemen Diri Mengingat persebaran lokus magang yang luas, Dr. Okti Herliana, S.P., M.P. memberikan edukasi mengenai manajemen keuangan sebagai bagian dari manajemen diri mahasiswa. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat komposisi peserta yang mencakup 146 mahasiswa pada program Magang Jepang, 21 mahasiswa di BRIN, dan 18 mahasiswa melalui skema Magang Mandiri. Kemandirian finansial dipandang sebagai variabel pendukung keberhasilan mahasiswa dalam beradaptasi di lingkungan baru, terutama bagi mereka yang menjalankan misi internasional.
Akuntabilitas Akademik melalui Monitoring Digital Sebagai bentuk penjaminan mutu dan akuntabilitas, mahasiswa diwajibkan melakukan pelaporan aktivitas secara sistematis melalui Sistem Informasi (SI) MBKM Unsoed. Komponen administratif yang harus dipenuhi meliputi pengisian logbook harian secara real-time, unggah bukti penerimaan (Letter of Acceptance), serta pelaporan status keberangkatan dan kepulangan,. Di sisi lain, Dosen Pembimbing memiliki peran sentral dalam melakukan monitoring berkala terhadap progres mahasiswa melalui platform digital tersebut untuk memastikan capaian pembelajaran terpenuhi,.
Dekan FPIK Unsoed, Dr. Endang Hilmi, S.Hut., M.Si., menegaskan bahwa aktivitas luar kampus merupakan laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk mengenal dinamika profesionalisme sebelum memasuki pasar kerja yang sesungguhnya,. Melalui integrasi antara kompetensi karakter (etiket), literasi finansial, dan disiplin administrasi, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan dampak positif bagi mitra sekaligus mengeskalasi kualitas lulusan FPIK Unsoed di level nasional maupun internasional

